Pernikahan Dini Pasangan Pelajar SMP Di Sulawesi Selatan

Beberapa hari belakangan, terjadi berita yang menggegerkan terkait adanya sepasang anak SMP yang ingin menikah karena takut tidur sendirian di dalam rumah karena ayahnya bekerja di luar kota dan ibunya telah meninggal dunia satu tahun yang lalu. Sepasang kekasih ini berasal dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Ketika keduanya mengajukan pernikahan di KUA (Kantor Urusan Agama) setempat, KUA menolaknya. Akan tetapi keinginan untuk menikah tetaplah tidak padam, akhirnya keduanya mengajukan dispensasi kepada Pengadilan Agama agar diperbolehkan untuk menikah. Karena mendapatkan dispensasi dari Pengadilan, maka pasangan ini sudah dapat melakukan pernikahan secara resmi.

Calon pengantin wanita merupakan anak yang berprestasi, keinginannya untuk menikah murni karena keinginannya sendiri, tidak dijodohkan dan juga tidak karena hamil. Namun karena keduanya masih berada di bawah umur dan dianggap berada dalam usia dini, maka KUA setempat memberikan Bimwin (Bimbingan Perkawinan) pada hari kamis tanggal 12 April 2018. Menurut peraturan yang berlaku di Indonesia, pernikahan di bawah umur tidak diperbolehkan. Akan tetapi ketika ada surat dispensasi dari Pengadilan Agama, maka pernikahan dapat dilangsungkan.

Nikah Muda

Calon pengantin pria berumur 15 tahun 10 bulan dan calon pengantin wanita berumur 14 tahun 9 bulan ketika keduanya mengajukan pernikahan ke KUA. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa keduanya tetap harus mendapatkan pendidikan karena tidak ada peraturan yang melarang bahwa pelajar yang sudah menikah tidak boleh sekolah. Pernikahan dini memang bukan ranah Kemendikbud, namun Muhadjir Effendy menegaskan bahwa pernikahan bukan halangan bagi seseorang untuk melanjutkan pendidikan. Karena pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan menjadi bekal masa depan.

Dari Kementerian Sosial sangat menyayangkan terjadinya pernikahan dini tersebut karena seharusnya, menurut perundang-undangan tentang perlindungan anak menyebutkan bahwa usia minimal seorang anak dapat menikah adalah 18 tahun. Usia di bawah 18 tahun merupakan usia dimana anak seharusnya bersekolah, bermain dan mendapatkan banyak perhatian dari orang tuanya. Jika alasan untuk menikah karena takut tidur sendiri, sebaiknya ketika malam ada kerabat yang menemaninya.

Leave a Reply

RSS
Follow by Email
Instagram