Pembunuhan Di Gang Gelap Jakarta Timur Bermotifkan Sakit Hati

Bermotifkan Sakit Hati

Belakangan ini terjadi kasus pembunuhan yang menggegerkan di Jakarta Timur. Korban ditemukan tewas secara mengenaskan akibat senjata tajam berupa sangkur. Polres Jakarta Timur yang telah melakukan penyelidikan akhirnya berhasil menangkap pelaku. Pelaku mengakui bahwa ia membunuh korban dengan sangkur yang ia pinjam dari temannya. Dengan 6 tusukan ke tubuh korban, tak hewan apabila korban akhirnya tewas. Dari pengakuan pelaku diketahui bahwa ketika ia meminjam sangkur pada temannya, temannya tersebut tidak mengetahui alasan peminjaman sangkur tersebut sehingga temannya tersebut tidak ada sangkut-pautnya dengan kasus pembunuhan tersebut. Bahkan pelaku menyebutkan, setelah ia membunuh korban, ia langsung mengembalikan sangkur yang ia pinjam dan kembali ke kontrakannya untuk mengemas barang-barang karena ia akan pergi ke Cikarang Selatan, yaitu ke kediaman kakaknya.

Pelaku menjelaskan bahwa sebelumnya ia tidak ada niat untuk membunuh korban, namun ketika keduanya berada di gang sepi yang terletak di belakang UKI Cawang, akhirnya pelaku mengeluarkan sangkur yang sebelumnya telah ia pinjam dan menusuk korban berkali-kali hingga tersungkur. Pelaku sebenarnya hanya ingin memberikan pelajaran kepada korban karena ia merasa kesal karena korban meminta foto bugilnya. Karena dari penyelidikan diketahui jika pelaku tidak memiliki niat membunuh, pelaku akan dijerat dengan Pasal 388 KUHP tentang pembunuhan. Akan tetapi menurut salah satu anggota penyelidikan akan terus berlanjut, jika terbukti pelaku memiliki niat untuk membunuh sejak awal, maka pelaku akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Awal mula dendam pelaku kepada korban adalah ketika korban selalu mengirimkan chat mesum melalui aplikasi pesan ke pelaku. Selain meminta foto bugil pelaku, korban juga dikatakan mengajak berhubungan seksual dengan pelaku. Tidak itu saja, korban sempat memasukkan pelaku ke grup kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender). Karena pelaku merasa sakit hati akibat kelakuan korban, maka pelaku tidak segan-segan untuk menusuk korban dengan sangkur hingga tewas.

Setelah ditemukan tubuh korban di gang sempit di daerah Jakarta Timur pada malam hari, Polres Metro Jakarta Timur segera melakukan penyelidikan dengan mencari keterangan dari warga sekitar pada malam itu juga. Setelah mendapatkan infomasi bahwa korban merupakan seorang gay, Polisi mencoba untuk membuka smartphone korban dimana di dalamnya terhadap lokasi orang yang diduga sebagai pelaku. Bersama-sama dengan tim gabungan, polisi langsung menuju lokasi tersebut. Akan tetapi ternyata pelaku sudah berhasil melarikan diri sebelum polisi sampai disana. Dari situlah polisi mendapatkan kesimpulan jika pelaku telah melarikan diri. Kemudian polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mendapatkan info bahwa pelaku memiliki kakak di Cikarang Selatan. Esok harinya ketika polisi mendatangi rumah kakak pelaku, ternyata pelaku berada disana dan pelaku langsung ditangkap.

Leave a Reply

RSS
Follow by Email
Instagram