Jokowi dapat Efek Positif Berkat Ajang ASIAN Games 2018

Salah satu lembaga survei baru – baru ini merilis hasil surveinya terkait isu – isu yang berdampak pada kandidat calon presiden indonesia 2019, Denny JA dari lingkaran survei indonesia menyebutkan bahwa asian games 2018 yang beberapa waktu lalu diselenggarakan di jakarta dan palembang memiliki pengaruh yang cukup besar pada figur jokowi.

Lsi menyatakan adanya 85.1% mayortitas masyarakat indonesia suka pada ajang tersebut dan memberi efek positif pada sosok jokowi. Di kantor LSI – jakarta timur, Denny JA, mengatakan “85.1% masyarakat mendengar dan mengetahui Asian Games dan ini merupakan angka yang sangat tinggi. Mayoritas mutlak 96.5% suka terhadap Asian Games, 88.7% menyatakan sukses dan mengapresiasi penyelenggaraan asian games.

“Ini berarti bahwa asian games sangatlah populer” jelasnya. Disebutkan juga bahwa tokoh yang dianggap memiliki peran besar atas keberhasilan asian games adalah presiden joko widodo sebesar 44.3% serta ketua inasgoc, Erick Tohir, hingga 20% yang telah membuat asian games begitu populer dan disukai oleh masyarakat.

Efek positif pada kubu Jokowi berkat Asian Games 2018

Bahkan tidak hanya dua tokoh itu saja namun kapolri jendral Tito Karenavian juga mendapatkan nilai mencapai 9.1% yang dianggap telah mampu memberikan rasa aman untuk para atlet dan penonton, fakta ini pun telah mampu meningkatkan efek positif kepada jokowi melalui meningkatnya dukungan terhadap dirinya yang memang akan maju dalam perhelatan pilpres 2019. Tidak hanya itu saja, penanganan atas gempa tyang terjadi di Lombok – NTB beberapa waktu lalu juga telah membuat nama jokowi semakin harum, sebab ini merupakan bencana alam yang disorot oleh banyak orang dari seluruh dunia termasuk masyarakat indonesia. “Kunjungan Jokowi ke lombok meningkatkan sentimen positif” tutur Ardian.

ASIAN Games 2018

Meski demikian, langkah jokowi dan ma’ruf amin pun nampaknya tidak akan begitu mudah, ini dapat terlihat dari adanya efek atas meningkatnyta kurs dollar terhadap rupiah. Ardian mengatakan setidaknya ada 54.2% masyarakat yang menyaatakan pernah mendengar serta mengetahui naiknya nilai tukar dolar tersebut. “Setengah dari masyarakat mengetahui, lalu 84.3% masyarakat tidak menyukai kenaikan nilai tukar dolar menjadi Rp 15.000, sedangkan 83.3% khawatir akan kondisi perekonomian memburuk karena kenaikan dolar yang terus menerusĀ”Ā± tutur Ardian.

Dari data yang di miliki LSI, menurut responden yang ada, tokoh yang dianggap paling berpengaruh dan bertanggung jawab atas naiknya dolar terhadap rupiah adalah sosok menteri keuangan yang dalam hal ini adalah Sri Mulyani hingga 39.2%, serta jokowi sebesar 29% dan menko perekonomian Darmin Nasution mencapai 10.7%. “Tiga orang inilah yang paling bertanggung jawab menurut responden yang juga bermain judi domino deposit 50 ribu.

“Efeknya yang mendukung hanya sebesar 14%, tidak mendukung 20.9% dan yang masih menyatakan sama saja sebesar 50%” ujar Ardian. Adapun survei yang dilakukan ini menggunakan metode multistage random sampling di mana keseluruhan jumlah responden adalah sebanyak 1200 orang dengan wawancara secara langsung melalui kuesioner dan tingkat kesalahan sebesar 2.9%, sedangkan pengumpulan data ini telah dilakukan sejak tanggal 14 hingga 22 september 2018.

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
RSS
Follow by Email
Instagram