Penyebab Jembatan Widang-Babat Ambruk di Jawa Timur

BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) VIII tengah menyiapkan jembatan sementara sebagai pengganti jembatan Widang-Babat yang sebelumnya ambruk pada hari selasa 17 April 2018. Keputusan ini diambil agar warga dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa, karena itulah dibuat jembatan darurat. PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Ruas Tuban-Babat-Lamongan-Gresik Tukiman, menyatakan bahwa penyusunan konstruksi jembatan darurat dibuat bersama-sama dengan tim dari Jakarta.

Selain agar aktivitas warga tetap berjalan seperti biasa, konstruksi jembatan darurat juga dilakukan sebagai antisipasi mudik lebaran pada bulan Juni 2018 nanti. Konstruksi permanen pengganti jembatan yang rubuh akan direncanakan kemudian setelah jembatan darurat selesai dibangun. Yang pertama kali harus dilakukan adalah proses evaluasi, apakah konstruksi yang digunakan berupa balok girder atau jenis lainnya.

Jembatan yang rubuh ini merupakan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Babat, Lamongan dengan Kecamatan Widang, Tuban di Jawa Timur. Rubuhnya jembatan Widang-Babat memakan korban jiwa sebanyak satu orang, dua truk dan juga satu sepeda motor tenggelam ke Sungai Bengawan Solo. Proses evakuasi terkendala oleh alat berat yang tidak dapat mengangkat truk yang jatuh ke sungai. Menurut Andi Pamuji selaku petugas Basarnas (Badan SAR Nasional) Surabaya, evakuasi bahkan sempat dihentikan pada hari pertama untuk dilakukan evaluasi terlebih dahulu dan dilanjutkan keesokan harinya. 6 orang korban yang berhasil dievakuasi mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Lamongan dan juga Puskesmas Widang. Selama proses evakuasi, arus lalu lintas yang menuju Jembatan Widang-Babat dialihkan ke jalur lain.

Penyebab Jembatan Widang-Babat Ambruk di Jawa TimurPenyebab ambruknya Jembatan Widang-Babat ini diduga karena jembatan tersebut tidak mendapatkan pemeliharaan yang cukup. Dari pihak selaku pakar struktur jembatan yang berasal dari Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya mengatakan bahwa semua jembatan membutuhkan pemeliharaan sehingga jembatan memiliki umur yang sesuai seperti yang direncanakan ketika membangunnya. Jika tidak mendapatkan pemeliharaan yang cukup, maka hal tersebut akan berdampak terhadap kinerja jembatan tersebut yang tidak dapat menahan beban. Kendaraan yang melewati jembatan dan mengangkut beban muatan berlebih dapat mempercepat kerusakan pada jembatan.

Leave a Reply

RSS
Follow by Email
Instagram