Aksi Main Hakim Sendiri (Perkusi Hingga Penelanjangan) Anak Di Bawah Umur

Selang beberapa bulan sejak terjadinya kasus perkusi hingga penelanjangan pada dua orang, pria dan wanita di Cikupa, Tangerang yang dituduh melakukan tindakan mesum, kali ini terjadi kasus yang sama namun hal ini menimpa dua orang anak asal Bekasi yang dituduh telah mencuri jaket yang tengah dijemur di teras rumah pada hari Minggu tanggal 8 April 2018. Pencurian tersebut dibuktikan dengan adanya rekaman CCTV. Begitu kedua anak tersebut ditangkap, keduanya menjadi bulan-bulanan warga setempat (Kampung Rawa Bambu, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jawa Barat).

Para warga terbukti melakukan aksi main hakim sendiri kepada dua anak tersebut sehingga terjadinya perkusi hingga penelanjangan. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto menyebutkan bahwa warga merasa geram karena sering terjadi pencurian di daerah tersebut, mulai dari sepeda motor hingga spion mobil mewah. Walaupun tindakan kedua anak tersebut salah karena telah melakukan pencurian, namun aksi main hakim sendiri sehingga berujung kepada penelanjangan anak di bawah umur tetaplah tidak dibenarkan.
Pelaku perkusi sekaligus pemilik jaket yang dicuri telah diamankan oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka pada kasus ini. Tidak hanya melakukan aksi main hakim sendiri kepada anak-anak, pelaku juga memukul dan menendang kedua anak begitu tertangkap. Sepanjang perjalanan, kedua anak juga diteriaki maling sehingga mengundang perhatian warga setempat. Setelah selesai, pelaku membawa kedua anak ke rumah orang tuanya dengan menggunakan motor.

Kampung Rawa Bambu, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Jawa BaratWalaupun orang tua anak tersebut sudah meminta maaf dan memohon ampun, pelaku tetap tidak menggubrisnya dan terus melakukan aksi penganiayaan sehingga anak menjadi trauma dan timbul memar disekujur tubuhnya. Aksi tersebut akhirnya berhasil diredam oleh ketua RW setempat. Kedua anak yang suka bermain judi akhirnya mengalami trauma dan depresi akibat tindakan penganiayaan dan perkusi yang dialami mereka, bahkan sampai meminta untuk pindah sekolah. Orang tua anak tersebut akhirnya mengajukan laporan kepada polisi sehingga tersangka akhirnya ditangkap, namun ternyata warga kampung terus mendatangi kediaman orang tua anak tersebut untuk memintanya mencabut laporan di polisi.

Leave a Reply

RSS
Follow by Email
Instagram