Penutupan Diskotek Exotic Dan Karaoke Sense Di Jakarta

Melalui DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat pencabutan izin operasional di dua tempat, yaitu Karaoke Sense dan Diskotek Exotic. Menurut Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, Pemprov DKI telah memberikan waktu 5 hari kepada dua tempat tersebut untuk segera menutup usahanya sejak dikeluarkannya surat pencabutan izin operasional. Pencabutan kedua tempat usaha ini bermula sejak Kepala DPMPTSP mendapatkan surat rekomendasi yang berasal dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta untuk mencabut TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata).

Anies Baswedan akan terus memantau perkembangan penutupan Diskotek Exotic dan juga Karaoke Sense karena Anies memang menindak tegas semua tempat usaha yang terbukti telah melakukan pelanggaran seperti perjudian, perdagangan manusia, narkoba dan juga prostitusi. Sesuai dengan ketentuan tersebut, kedua tempat tadi sudah harus ditutup pada hari rabu tanggal 18 April 2018. Awal mula kedua tempat tersebut menjadi sorotan publik di situs sbobet adalah ketika seorang pria tewas setelah mengalami overdosis dimana akhirnya diketahui bahwa malam sebelumnya ia berada di Diskotek Exotic. Sejak kasus itulah Diskotek dan Karaoke tersebut diincar oleh BNN dan didapati narkoba berbagai jenis di dalamnya.

Dengan adanya Pergub (Peraturan Gubernur) No 18 tahun 2018 mengenai Penyelenggaraan Usaha Pariwisata juga diharapkan mampu membuat jera para pelaku usaha yang berani melanggar. Aturan-aturan yang ada adalah aturan yang dibuat untuk menyulitkan para pelanggar dan akan memberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah. Dengan adanya peraturan tersebut, diharapkan ibu kota akan bersih seluruhnya dari segala bentuk pelanggaran. Masyarakat tidak lagi merasa risau ataupun takut ketika pergi ke luar rumah.

Tempat yang dulu sempat disorot oleh BNN (Badan Narkotika Nasional), yaitu Diskotek Exotic dan Karaoke Sense akan didatangi oleh tim dari Pemprov DKI untuk memastikan apakah tempat tersebut sudah ditutup atau belum. Sandi selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta berharap terbentuk koordinasi yang baik antara kedua tempat tersebut dengan Pemprov DKI sehingga tidak terjadi kerusuhan nantinya.

Leave a Reply